bisnis

hate the betrayalman angry at the betrayal

badai dengan sejuta rasa pahit. Derai diatas derita yang bergelumit. Tangan menengadah seakan tak satupun dosa jatuh genit. Dan kelicikan sang iblis kembali menggerogot dengan sengit.

Tuhan menciptakan makhluk luar biasa. Dengan segala rasa yang tak kuasa. Tetapi tanpa sadar dia berkata. Bahwa dia adalah Tuhan didunia. Apa hak kamu untuk mengaku dengan rasa.

Hidup sempit seperti raga tak bertulang belakang. Dengan sengajanya kau menindas kedalam hutan belaka. Dengan sejuta ranting dalam jelaga. Serta duri dan jeruji yang menusuk raga.

Srigala kembali hadir. Berbulu domba dengan sidang tanpa dosa. Tidur saat keperluan menimpa. Tanpa sadar menerima gaji buta. Dan kau tetap kau sang Iblis. Penyibak rasa haus dahaga. Dengan sejuta tangan kau renggut hak-hak rakyat negara. Dan tanpa kau sadari kau memang Manusia pemakan Otak Manusia. Manusia tanpa kelamin yang memang harus diinjak diatas meja hijau.

Dan takkan ada lagi sidang dalam mimpi.
Takkan ada lagi rapat dengan ditemani tontonan nafsu tak sudi.
Dan takkan ada lagi penggerogot jiwa dan raga diri.

BIsNIS

Minggu, 24 Juli 2011

PAKET BELAJAR
MATA KULIAH : STATISTIK
KOMAK : KPD 122
SKS : 2 SKS
DESKRIPSI SINGKAT : Matakuliah ini merupakan matakuliah wajib bagi mahasiswa
PGSD, yang sangat menunjang sekali terhadap salah satu kompetensi “melaksanakan
penelitian”. Penyelenggaraan perkuliahan berorientasi untuk menambah wawasan
mahasiswa dalam bidang penelitian yaitu: prinsip-prinsip, metode dan prosedur yang perlu
ditempuh dalam rangka pengumpulan, penyusunan, penyajian, penganalisaan bahan atau
keterangan yang berwujud angka mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan.
Oleh karena itu, akan diperkenalkan pemahaman terhadap; penyajian data; mencakup
pengertian statistik, peranan, dan bentuk-bentuk penyajian data; gejala pusat dan ukuran
letak meliputi rata-rata hitung, modus, median, dan persentil; ukuran simpangan ; berkaitan
dengan simpangan baku dan varians; jenis data (data nominal, ordinal, skala, dan ratio);
dan pengujian hipotesis mencakup pengertian, perumusan, dan pengujian hipotesis; uji
hubungan antara lain korelasi Karl Pearson, Spearman, korelasi point biserial, dan koefisien
kontingensi; uji beda meliputi uji dua rata-rata (uji dua pihak dan uji satu pihak); dan
diakhiri dengan penaksiran parameter yaitu menaksir rata-rata, simpangan baku, dan
menaksir ukuran sampel.
Ringkasan Materi :
1. Pengertian Satatistik
Statistik adalah kata yang digunakan untuk menyatakan sekumpulan fakta, umumnya
berbentuk angka-angka yang disusun dalam tabel atau diagram yang melukiskan atau
menggambarkan suatu kumpulan data yang mempunyai arti.
Untuk memudahkan, berikut ini disampaikan beberapa contoh :
a. "Ada 60 % dari penduduk yang memerlukan air bersih, kata 60 % adalah statistik.
b. Statistik vital pragawati tersebut adalah 38 - 33 - 35, rangkaian angka-angka ini
disebut juga "statistik" karena mempunyai arti.
Sedangkan statistika menunjukkan suatu pengetahuan yang berhubungan dengan caracara
pengumpulan fakta, pengolahan, penganalisisan, dan penarikan kesimpulan serta
pembuatan keputusan yang cukup beralasan berdasarkan fakta yang ada.
2. Peranan Statistik
Statistik berfungsi hanya sebagai alat bantu! Peranan statistik dalam penelitian tetap
diletakkan sebagai alat. Artinya, statistik bukan menjadi tujuan yang menentukan
komponen penelitian lain. Oleh sebab itu, yang berperan menentukan tetap masalah
yang dicari jawabannya dan tujuan penelitian itu sendiri.
Statistik dapat berguna dalam penyusunan model, perumusan hipotesis, pengembangan
alat pengambil data, penyusunan rancangan penelitian, penentuan sampel, dan analisis
data, yang kemudian data tersebut diinterpretasikan sehingga bermakna.
Hampir semua penelitian ilmiah dilakukan terhadap sampel kejadian, dan atas dasar
sampel itu ditarik suatu generalization. Suatu generalisasi pasti mengalami error;
disinilah salah satu tugas statistik bekerja atas dasar sampel bukan populasi. Dengan
demikian pengujian hipotesis dapat kita lakukan dengan teknik-teknik statistik.
Dari hasil analisis statistik yang diperoleh berdasarkan perhitungan yang berbentuk
angka-angka tersebut, sebenarnya belum mempunyai arti apa-apa tanpa dideskripsikan
dalam bentuk kalimat atau kata-kata di dalam penarikan kesimpulan. Jika tidak, maka
hasil analisis tersebut tidak akan bermakna dan hanya tinggal angka-angka yang tidak
"berbunyi".
3. Penyajian Data
Penyajian data statistik pada dasarnya dapat dibagi dalam bentuk :
Created by Eko Susanto
1. Tabel.
Penyajian dalam bentuk tabel terdiri atas bermacam-macam jenis, yakni tabel tunggal
(univariat), tabel silang (bivariat), maupun multivariat.
Contoh tabel tunggal, Data siswa kelas II dan III SD Labuan dalam bentuk frekuensi
dan porsentase
Tabel 1. BANYAK SISWA KELAS I – VI SD LABUAN
No. Variabel Frekuensi Persentase (%)
1 Kelas I 34 15,81
2 Kelas II 35 16,28
3 Kelas III 38 17,67
4 Kelas IV 35 16,28
5 Kelas V 37 17,21
6 Kelas VI 36 16,75
Jumlah 215 100,00
Contoh tabel silang (bivariat): Seorang guru melakukan penelitian mengenai pendapat
siswa tentang fungsi Usaha Kesehatan Sekolah. “pooling” ini dikaitkan dengan latar
belakang pendidikan orang tua siswa tersebut, hasil “poling” dapat dilihat pada tabel
berikut :
Tabel 2. PENDAPAT SISWA TENTANG FUNGSI UKS SEKOLAH
BERDASARKAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA
STATUS SOSIAL
EKONOMI ORANG
TUA
NO KATEGORI
TINGGI RENDAH
JUMLAH
1 BAIK 13 15 38
2 CUKUP 18 25 43
3 KURANG 36 12 48
JUMLAH 67 52 129
Contoh tabel silang (multivariat): Hasil “pooling” pendapat siswa tentang fungsi Unit
Kesehatan Sekolah sekolah dasar berdasarkan status sosial ekonomi orang tua dan latar
belakang pendidikan pada SD Labuan.
Created by Eko Susanto
Tabel 3. PENDAPAT SISWA TENTANG FUNGSI UKS SEKOLAH
BERDASARKAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DAN
LATAR BELAKANG PENDIDIKAN PADA SD LABUAN
STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA
TINGGI NO RENDAH
PENDAPAT
SD SMP SMA PT SD SMP SMA PT
JUM
LAH
1 BAIK 14 17 13 4 27 20 14 2 111
2 CUKUP 18 21 14 12 25 21 18 11 140
3 KURANG 6 14 21 26 18 15 8 3 111
JUMLAH 38 52 48 42 70 56 40 16 362

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BISNIS