bisnis

hate the betrayalman angry at the betrayal

badai dengan sejuta rasa pahit. Derai diatas derita yang bergelumit. Tangan menengadah seakan tak satupun dosa jatuh genit. Dan kelicikan sang iblis kembali menggerogot dengan sengit.

Tuhan menciptakan makhluk luar biasa. Dengan segala rasa yang tak kuasa. Tetapi tanpa sadar dia berkata. Bahwa dia adalah Tuhan didunia. Apa hak kamu untuk mengaku dengan rasa.

Hidup sempit seperti raga tak bertulang belakang. Dengan sengajanya kau menindas kedalam hutan belaka. Dengan sejuta ranting dalam jelaga. Serta duri dan jeruji yang menusuk raga.

Srigala kembali hadir. Berbulu domba dengan sidang tanpa dosa. Tidur saat keperluan menimpa. Tanpa sadar menerima gaji buta. Dan kau tetap kau sang Iblis. Penyibak rasa haus dahaga. Dengan sejuta tangan kau renggut hak-hak rakyat negara. Dan tanpa kau sadari kau memang Manusia pemakan Otak Manusia. Manusia tanpa kelamin yang memang harus diinjak diatas meja hijau.

Dan takkan ada lagi sidang dalam mimpi.
Takkan ada lagi rapat dengan ditemani tontonan nafsu tak sudi.
Dan takkan ada lagi penggerogot jiwa dan raga diri.

BIsNIS

Jumat, 01 Juni 2012

Synopsis Novel "Orang Miskin Dilarang Sekolah"


Synopsis Novel
 "Orang Miskin Dilarang Sekolah"
Oleh    : Andes Nirvana Imandika

Novel karya Wiwid Prasetyo yang berjudul “Orang Miskin Dilarang Sekolah” ini berceritakan tenteng seorang anak bernama Faisal yang memiliki tiga sahabat yang disebut anak-anak alam. Faisal adalah seorang murid kelas tiga SD di sekolah dasar Kartini sedangkan ketiga sahabatnya yang sudah memiliki umur yang sama dengan Faisal belum juga sekolah. Suatu hari Faisal membujuk ketiga sahabatanya untuk bersekolah, namun Yudi, Pepeng, dan Pambudi menolak karena mereka merasa masih harus mambantu orang tua mereka bekerja di Gedong sapi Yok Bek . Mendengar jawaban mereka, Faisal tidak putus asa untuk membujuk ketiga sahabatnya bersekolah karena dengan bersekolah lah dapat mengangkat derajat mereka dari kemiskinan.

Setelah beberapa hari kemudian Faisal kembali membujuk mereka namun mengunakan taktik yang berbeda, setelah mendengar penjelasan Faisal yang panjang lebar batin mereka pun terbuka. Mereka percaya bahwa Faisal tidak mungkin membohongi mereka, setelah itu Yudi, Pepeng, Pambudi membujuk orang tuanya agar mereka disekolahkan. Namun orang tua dari ketiga anak tersebut tidak mengizinkan mereka karena sekolah hanya akan menghabiskan uang mereka dan juga tidak jelas masa depanya.

Bujuk dan terus membujuk Faisal lakukan demi masa depan sahabatnya, segala rintangan dan segala apapun yang menghadang telah membuat persahabatan mereka semakin kebal. Dan itulah akhirnya menjadikan murid-murid yang sukses dan bisa mengalahkan murid yang lain. Itulah perjuangan yang amat menyiksa dan berbuah emas dan segala medali yang paling tertinggi ia dapatkan. Persahabatan dan saling dukungan menjadikan segala semua itu menjadi lebih baik dan menjadi yang terbaik. (zna)
           

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BISNIS